Senin, 09 Maret 2015

You Choosen By Me (FF - MyungZy) and Chanyeol-Jiyeon-Sehun



Annyeong...
Disini saya mau nge-post fanfic yang udah aku remake dari fanfic ku yang dulu sempet aku post tapi rada berantakan.. :D :D

Semoga fanfic yang udah aku repair ini bisa lebih dinikmatin neee..

Fanfic ini bercerita tentang seorang pria yang bercita-cita untuk menjadi seorang artis dan penyanyi, namun latar belakang keluarganya sama sekali tidak mendukungnya dalam hal menggeluti bidang yang ia sukai itu. Suatu ketika ia bertemu dengan seorang gadis yang membuat hatinya tergerak dan sangat ingin untuk dapat mempertahankannya.
Tentu saja, gadis itu juga sangat diimpi-impikan oleh semua pria hingga ia harus rela mengorbankan sesuatu yang menurutnya sangat berharga.

Lalu, apakah yang akan ia korbankan??kalo penasaran, ikuti terus dong ya cerita fanfic ini..

Caranya, cukup comment aja kokk, dan beri beberapa saran atau pendapat kalian tentang fanfic ini..
author by: 
t  : @Magnae_Della 
ig: @della1004
Gamsahaeyo...








You Choosen By Me
Part 1

        Cast :
         1.     Bae Suzy
         2.    Kim Myungsoo
         3.   Kim Chanyeol a.k.a Park Chanyeol
         4.    Park Jiyeon
         5.    Oh Sehun





Satu pagi yang cerah, seorang gadis remaja sedang mengayuh sepedanya menuju kesekolah barunya, gadis itu bernama Bae Suzy. Sebelumnya Suzy pernah bersekolah di Gwangju, namun karena pekerjaan ayahnya yang seorang buruh pabrik, membuatnya sering berpindah tempat.  Sebelum sampai di sekolahnya, dia terserempet oleh mobil yang sedang melaju kencang, sehingga membuatnya terjatuh, buku yang ia bawapun jatuh berantakan. Tak lama, seseorang keluar dari mobil tersebut lalu menghampiri Suzy.

“apa kau baik baik saja?apa ada yang terluka?” tanya orang itu panik.

“tidak Tuan. Saya baik baik saja” jawab Suzy sembari mendirikan sepedanya yang jatuh itu.

orang itupun menghela nafas tenang karena orang yang ia srempet tadi baik baik saja, Suzy yang sedang memungut bukunya itu lalu meminta maaf pada orang itu

“maaf Tuan, seharusnya tadi saya lebih berhati hati” tambah Suzy sambil membungkukkan badan.

“tidak, tidak, seharusnya saya yang harus minta maaf padamu, oh ya, kalau boleh tau, siapa namamu?”

“nama saya Bae Suzy, senang bertemu anda Tuan”sambil membungkukkan badannya lagi.

“senang juga bertemu denganmu, kau sangat cantik Suzy-ah” puji orang itu padanya.

“terima kasih Tuan” jawabnya sambil tersenyum.

Tiba tiba, seseorang memanggil dari dalam mobil itu.

“ayah! kenapa lama sekali, cepatlah!!, nanti aku terlambat”

Ternyata dia adalah anak dari orang yang menerempet Suzy tadi.

“iya, sebentar” balas Tuan yg tadi menyerempet Suzy.
Sementara itu, Suzy masih membersihkan seragamnya yang kotor.

“oh ya Suzy, saya harus pergi dulu, ini..kau bersihkan seragammu dengan ini” orang itu memberi Suzy sapu tangannya

“Tuan, tapi”

“oh ya, satu lagi, jangan panggil saya Tuan, panggil saja paman, mengerti?”imbuh orang itu.

Suzy mengangguk
“mengerti Tuan, ah tidak, mengerti paman”

Orang itupun pergi sambil melambaikan tangannya.
Suzy pun segera bergegas menuju sekolah dengan terburu buru.
Saat didalam kelas, semua murid duduk dengan rapi. Guru Seo pun datang,

“anak anak, hari ini kita kedatangan teman baru yang baru pindah dari Seoul, mohon kalian bisa berteman dengan baik, Suzy, kemari”

guru Seo memanggil Suzy yang masih berada diluar kelas.
Suzy pun masuk kedalam kelas dengan tenang, ia menghampiri guru Seo dan membungkukkan badannya.

“Suzy, boleh kau perkenalkan dirimu pada teman temanmu sekarang?” perintah guru Seo pada Suzy.

“tentu bu. apa kabar? Perkenalkan, nama saya Bae Suzy, senang bertemu kalian”lagi, Suzy membungkukkan badannya.

 “senang bertemu denganmu” jawab murid lainnya serempak.

“hei kau! Cantiknyaaaa “goda salah seorang murid lain pada Suzy

Semua mata tertuju pada Suzy karena kecantikannya. Gurupun menyuruh Suzy memilih tempat duduknya.

“Suzy, silakan kau pilih tempat dudukmu”

“baik bu” jawabnya.

Kemudian ia berjalan sambil melihat lihat tempat duduk yang kosong, setelah melihat lihat ia menemukan dua tempat duduk yang masih  kosong, yang satu berada dipojok kiri dan yang satu berada dipojok kanan.

karena tempat duduk permeja untuk dua orang, Ia memilih tempat duduk disebelah pojok kiri yang ternyata disebelahnya telah ditempati oleh seorang lelaki.

Saat Suzy duduk, tiba tiba lelaki itu mengelak
“ya!kenapa kau duduk disini?”tanya lelaki itu sinis

“memangnya tidak boleh?ya sudah..”lalu Suzy berdiri dan hendak pindah tempat dari situ

Belum sampai Suzy melangkahkan kakinya, lelaki itu berkata
“tidak,,jangan,,maksudku bukan begitu..”terangnya suara sedikit ego

Lalu Suzy kembali duduk dan bertanya pada lelaki itu
“kalau begitu apa?”

Belum sampai lelaki itu menjawab, gurupun mulai merasa aneh dngan tingkah mereka berdua dan mulai bertanya pada mereka

“Bae Suzy, Kim Myungsoo. Ada apa?”tanya guru Seo

“Kim Myungsoo?itu namamu?” yang kemudian Suzy tiba tiba bertanya pada Myungsoo

“memangnya kenapa?”tanya Myungsoo balik pada Suzy

Guru Seo semakin penasaran dan mendekat ke arah mereka

“Bae Suzy, Kim Myungsoo. Apa ada masalah?atau, kalian sudah saling kenal?”tanya guru Seo pada mereka

“tidak tidak, tentu saja kami tidak saling kenal. Ini pertemuan pertama kami”jawab Myungsoo mengelak.

“ya sudah kalau begitu,,bu guru harap, kalian bisa berteman baik” guru Seo lalu kembali kedepan kelas

Guru Seo memulai pelajarannya yang kebetulan mata pelajarannya adalah Bahasa Inggris, dan materinya adalah ‘Hobby’. Pada saat ditengah pelajaran, guru Seo memberi PR pada muridnya untuk menuliskan apa hobi yang dimiliki siswa menggunakan Bahasa Inggris.

Tanpa disadari, Myungsoo dari tadi diam dan tidak memperhatikan penjelasan guru Seo melainkan hanya terus melirik kearah Suzy yang sangat memperhatikan guru Seo dan baru ia sadari bahwa Suzy ternyata sangat cantik.

Bel pulangpun berbunyi, semua murid bergegas pulang dan satu persatu murid keluar dari dalam kelas. Myungsoo masih didalam kelas bersama Suzy yang kemudian bicara.

“Suzy-ah..”ucap Myungsoo

“hmm?” balas Suzy sambil melihat kearah Myungsoo sekilas dengan menaikkan kedua alisnya .

“aku..minta maaf soal yang tadi” lanjut Myungsoo

“maksudmu..soal yang tadi apa?”tanya Suzy kebingungan

“tadi..seharusnya aku menjadi teman pertamamu yang
menyenangkan..bukannya seperti itu..”tambah Myungsoo

Suzy pun tertawa kecil saat mendengar pengakuan Myungsoo itu. Ia langsung memukul pundak Myungsoo dengan keras dan berkata

“yaa! Memangnya siapa yang memperdulikan masalah seperti itu?! Lagi pula aku tidak merasa kau seperti itu”jawab Suzy yang membuat Myungsoo tenang

“benarkah??kalau begitu kita harus berjanji untuk menjadi teman baik mulai hari ini !” tambah Myungsoo yang bersemangat

“tentu..siapa yang tidak memperbolehkan orang yang ingin berbuat kebaikan?? Itu adalah hal yang paling bodoh jika aku menolak janji itu..”jawab Suzy yang mengiyakan

Mereka berdua langsung mengaitkan kedua jari keringking mereka yang menjadi janji yang mereka ucap tadi.

“kalu begitu, kita pulang bersama bagaimana?”

“pulang bersama?, tapi aku membawa sepeda”

“tidak papa, kau menuntun sepeda dan aku akan mengikutimu dari belakang”

“baiklah”

Saat di depan gerbang, mobil Myungsoo menunggu yang didalamnya juga ada seorang lelaki yang merupakan kakak Myungsoo.

“Kim Myungsoo!kenapa baru keluar?ayo naik, kita pulang”perintah kakaknya

“kau pulang duluan saja, aku jalan kaki”

Kakak Myungsoo melihat kearah Suzy lalu menutup jendela kacanya.

“jalan pak!” perintah kakak Myungsoo pada sopir.

“baik Tuan” balas sopir itu.

Di sepanjang jalan, Suzy bertanya

“kau punya kakak ya?”

“apa?i..iya..”jawab Myungsoo tiba tiba gagap

“siapa namanya?”tanya Suzy lagi

“dia?aa dia..namanya Chanyeol, Kim Chanyeol”

“ooh, namanya Chanyeol oppa..”

“oppa?”tanya Myungsoo kaget

“ada apa?”tanya Suzy bingung

“tidak”jawab Myungsoo kesal

Dalam hati Myungsoo bergumam, “baru pertama kali bertemu saja sudah panggil dia oppa, cih”

“oh ya, apa nanti kau akan mengerjakan tugas dengan hyungmu?” tanya Suzy menyambung pembicaraan

“tugas?tugas apa?”tanya Myungsoo kebingungan

“apa kau tidak memperhatikan guru Seo tadi?aah..kau ini. Guru Seo memerintahkan kita supaya menulis apa Hobi kita dalam bahasa inggris” jelas Suzy

“benarkah?emh, kalau begitu hobi mu apa?”tanya Myungsoo tiba tiba

“hobiku?emm..aku sangat suka berdansa”jawab Suzy semangat

“dansa?memangnya kau bisa berdansa?”tanya Myungsoo lagi

“tentu saja, ini sudah menjadi tradisi keluargaku” terang Suzy lalu bertanya

“lalu apa hobimu?”

“hobiku?...aku suka menyanyi”jawab Myungsoo kembal
i
“menyanyi?apa kau bercanda?”Suzy tertawa kecil mendengar hobi Myungsoo

“apa perlu bukti?”tantang Myungsoo

“kalau kau bisa..”

Tiba tiba Myungsoo berhenti sejenak dibawah sebuah pohon, lalu mulai bernyanyi

“you are not alone, iam here with you, though you’re far away, iam here to stay, you are not alone, iam here with you,  though we’re far apart, you’re always in my heart, for you are not alone....bagaimana?apa belum cukup?”pamer Myungsoo.

“suaramu,,,, lumayan”puji Suzy yang agak gengsi. Sebenarnya Suzy sangat terpesona oleh suara yang dimiliki Myungsoo, tapi karena Myungsoo sempat meremehkan hobinya itu ia menjadi sedikit kecewa dan hanya memberi komentar lumayan pada suara Myungsoo.

“apa kau baru menyadarinya?”pamer Myungsoo lagi

“baru dipuji segitu saja sudah sombong!”jawab Suzy keras

“iya iya, maaf..o ya, katamu kau bisa dansa?coba buktikan!”tantang Myungsoo balik

“dansa?mana mungkin aku bisa dansa sekarang, aku harus punya pasangan untuk berdansa..”terang Suzy

“apa?aah..dansa memang menyebalkan, tak bisa dilakukan tanpa pasangan” keluh Myungsoo karena Suzy tak jadi menari dansa dihadapannya

“kau ini, memangnya kau tak bisa berdansa?”tanya Suzy

“untuk apa aku bisa dansa? Sama sekali tak menyenangkan”keluh Myungsoo lagi

Mendung tiba tiba datang  dan mengingatkan mereka untuk melanjutkan perjalanan mereka untuk pulang, ternyata tanpa mereka sadari, mereka sudah sampai di pertigaan dimana Myungsoo tetap lurus kedepan dan Suzy harus belok kearah kanan.

“Myungsoo, aku harus belok kekanan, kau kearah mana?”tanya Suzy

“oh, aku masih lurus kedepan, apa kau perlu kuantar?”tawar Myungsoo pada Suzy

“tidak usah, kalau begitu aku duluan ya..sampai jumpa besok”ucap Suzy saat mulai mengayuh sepedanya sambil melambaikan tangan

“sampai bertemu kembali”jawab Myungsoo dan membalas lambaiannya

Sesampainya dirumah, ternyata ayah Myungsoo sudah menunggunya dari tadi didepan rumah, ayah Myungsoo menghampirinya.

“Myungsoo-ya!kenapa kamu pulang jalan kaki?bukankah itu melelahkan?”tanya ayah Myungsoo khawatir

“ayah, aku ini sudah kelas 2 SMA, jadi ayah tidak usah khawatir”jawab Myungsoo menenangkan

“benar, bahkan jika Myungsoo tidak pulang juga tidak papa, itu lebih bagus”tambah ibu Myungsoo yang tiba tiba datang mengacaukan suasana

“Hye Kyo!!!”gertak ayah Myungsoo pada istri keduanya yang sekaligus ibu tiri Myungsoo.

Nyonya Hye Kyo pun kembali kedalam rumah dengan wajah sinis.

“Myungsoo, sekarang kau masuk dan cepat ganti bajumu..”perintah ayah Myungsoo

Myungsoo mengangguk dan masuk kedalam. Dikamarnya ia masih mangingat sosok wanita yang berhasil membuat hatinya tergerak.

“baru pertama kali aku merasakan ini..”gumamnya dengan senyum diwajahnya

Sementara itu, saat Suzy baru sampai dirumah, ia disambut riang oleh ibunya yang sedang menyiram bunga di halaman rumahnya.

“aku pulang..”ucap Suzy saat sampai dirumahnya

“Suzy..kau sudah pulang..”ucap ibu Suzy lalu meninggalkan pekerjaannya sejenak dan menghampiri Suzy.

“bagaimana dengan sekolah barumu?apakah menyenangkan?”tanya ibu Suzy sambil membawakan tas yang dibawa Suzy kedalam rumah

“tentu saja bu, disana temanku sudah banyak..ibu tenang saja”jawab Suzy menenangkan ibunya

“ooh, syukurlah, oh ya, apa ada pria yang kamu suka disekolahmu?”tanya ibu Suzy yang membuat Suzy kaget

“ibu..baru sehari aku sekolah disana,  jadi mana mungkin aku suka pada seseorang dalam waktu sesingkat itu!, ibu ada ada saja”jawab Suzy mengelak

“ya sudah, ibu minta maaf, sekarang kau ganti baju, makan siang lalu belajar” tambah ibu Suzy

“baik boss”jawab Suzy semangat

Sementara itu, Myungsoo yang sedari tadi dikamar dan belum keluar, tiba tiba pintu kamarnya ada yang mengetuk

“siapa?”tanya Myungsoo pada yang mengetuk

“ini aku, boleh aku masuk?” tanya orang itu

“aah, hyung..masuk saja”jawab Myungsoo

Chanyeol pun masuk kedalam dan menghampiri Myungsoo

“kenapa kau tidak keluar?apa kau sudah makan?” tanya Chanyeol padanya

“nanti..nanti aku akan keluar”jawab Myungsoo dengan nada malas
“Hyung ada satu pertanyaan lagi, boleh aku mengatakannya?” tanya Chanyeol lagi

Myungsoo yang penasaran dengan pertanyaan kakaknya itupun mengiyakan

“apa?” tanya Myungsoo

“gadis yang bersamamu tadi, itu siapa?”

Pertanyaan yang dikeluarkan Chanyeol pun membuat Myungsoo kaget dan terdiam sejenak. Dalam hatinya ia bergumam

“apa kakakku pun suka padanya?aaah, tidak mungkin, kalau kujawab ia adalah temanku, maka aku akan kehilangan kesempatan,, lalu aku harus jawab apa?” gumam Myungsoo yang kebingungan

“ Myungsoo-ya!kanapa kau tidak menjawabnya?” tanya Chanyeol

“ah?iya?maksud kakak gadis yang tadi pulang bersamaku?” tanya Myungsoo memperjelas

“iya, siapa gadis itu?sepertinya aku belum pernah melihatnya sebelumnya” jawab Chanyeol yang semakin penasaran

“dia,,,,pacarku!” jawab Myungsoo yang berbohong pada Chanyeol

Chanyeol yang mendengar jawaban dari Myungsoo kaget dan bertanya kembali

“sudah berapa lama hubungan kalian?” tanya Chanyeol penasaran

“aaah, kakak. Apa aku harus menceritakan ini juga?ha?” jawab Myungsoo yang mencoba menghindar dari pertanyaan yang satu ini

“kalu kau tidak mau menceritakannya juga tidak papa, kakak pergi dulu” Chanyeol pergi dari kamar Myungsoo dengan wajah penasaran

ç===è

Chanyeol mengetuk kamar Myungsoo untuk sarapan bersama, tapi tidak ada jawaban dari Myungsoo. Dia masuk kedalam kamar Myungsoo dan mencarinya, tapi Myungsoo tak ditemukan. Chanyeol keluar dan bertanya pada pembantunya

“bibi, tau dimana Myungsoo?” tanyanya

“oh, Tuan Muda sudah pergi dari tadi Tuan” jawab pembantunya

Diruang makan, tuan Kim bertanya pada Chanyeol

“Chanyeol, dimana Myungsoo?kenapa kau tidak memanggilnya?”

“Myungsoo sudah pergi duluan..”jawab Chanyeol

“dia sudah kesekolah duluan?tumben dia, apa ada sesuatu yang terjadi dengannya?”tanya tuan Kim lagi

“entah ayah, aku juga tidak tau”jawab Chanyeol

Disekolah, Myungsoo berdiri didepan gerbang pintu sekolah menunggu Suzy. Sudah lebih dari satu jam ia berdiri disitu. Akhirnya, Suzy datang. Suzy melihat Myungsoo dan menghampirinya.

“Kim Myungsoo!” panggil Suzy sambil berlari

Myungsoo melihat kearah Suzy dan tersenyum

“kenapa kau datang begitu siang?”tanya Myungsoo

“memangnya kenapa?tidak ada urusannya denganmu kan..”tanya Suzy

Dengan wajah sedikit kecewa, Myungsoo menjawab

“tidak”sambil jalan menuju kekelas

Suzy mengikuti dan terus bertanya

“apa kau menungguku?apa kau menanti kedatanganku?”

“kau itu, siapa yang mau menunggu kedatangan orang
sepertimu!?”balas Myungsoo yang masih kecewa

“aah, mengaku saja..kau merindukanku kan?benar kan?” goda Suzy sambil menggoyang-goyangkan tangan Myungsoo

Tampak dari kejauhan sosok gadis sebaya mereka menguntit dan terus mengawasi Myungsoo dan Suzy. Gadis itu bernama Park Jiyeon. Jiyeon sudah lama memendam rasa cinta pada Myungsoo namun tak pernah mendapat respon sekalipun dari Myungsoo.

Bel masuk pun berbunyi

“anak-anak, sekarang kumpulkan PR kalian yang minggu kemarin ibu berikan!” perintah guru Seo

semua muridpun maju kedepan untuk mengumpulkan PR
guru Seo melihat-lihat dan mengoreksi pekerjaan semua murid.

“anak-anak, dari sekian banyak Hobi yang kalian miliki, ada satu hobi yang membuat ibu penasaran. Bae Suzy, majulah kedepan!”

perintah guru Seo yang kemudian memanggil Suzy

Suzy maju kedepan dan menghadap ketemannya.

“Suzy, apa Hobimu benar berdansa?”tanya guru Seo

Semua murid langsung ribut sendiri-sendiri dan saling bertanya kepada teman-temannya tentang Hobi Suzy itu.

Dengan senyum ia menjawab

“benar bu”

“ibu guru penasaran, bisa kamu buktikan bagaimana kamu
berdansa?” perintah guru Seo yang ingin melihat bakat Suzy itu

Semua mata langsung tertuju pada Suzy untuk menyaksikan Suzy menari dansa.

“itu semua tidak akan terjadi!”tiba-tiba Myungsoo menyela

“tidak akan terjadi?maksud kamu apa Myungsoo?” tenya guru Seo yang kaget akan pernyataan Myungsoo

“maksudku,, Suzy tidak akan dapat berdansa, karena dia harus mempunyai pasangan untuk berdansa” terang Myungsoo

Lalu guru Seo bertanya pada semua murid apakah ada yang bisa menjadi pasangan dansa Suzy.

“apakah disini ada yang bisa menjadi teman dansa Suzy?”
Semua murid diam dan tidak ada yang menjawab

“aku bisa menjadi teman dansanya” tiba-tiba seseorang masuk kedalam kelas dan menawarkan menjadi teman dansa Suzy.

Semua yang ada dikelas kaget karena yang datang adalah Kim Chanyeol, kakak kelas mereka yang menjadi pujaan hati para gadis di sekolah karena ketampanannya yang sekaligus adalah kakak dari Kim Myungsoo.

“bagaimana guru Seo?apa aku bisa menemaninya berdansa?” tanya Chanyeol lagi

“ah, baiklah..tunjukkan pada kami kemampuan kalian”guru Seo menyetujuinya

Suzy dan Chanyeol akhirnyapun mulai berdansa. Semua mata tertuju pada mereka berdua, sebagian murid ada yang cemburu ada juga yang malah senyum-senyum sendiri. Tak terasa mereka berdua sudah dansa cukup lama, namun semua masih menikmatinya,.. kecuali Myungsoo

“cukup!!” seru Myungsoo

Pernyataan Myungsoo membuat semua orang kaget dan menghentikan langkah Suzy untuk berdansa

ç===è

Bel pulangpun berbunyi, semua murid pulang dan keluar dari dalam kelas satu persatu, begitu juga Myungsoo. Suzy yang merasa aneh dengan sikap Myungsoo pun mengikutinya.

“Kim Myungsoo!” panggil Suzy keras

Myungsoo tak merespon panggilan dari Suzy dan terus jalan menghindari Suzy

“kenapa kamu tiba-tiba berubah seperti ini?”tanya Suzy lagi
Myungsoo terus berjalan tanpa memperdulikan Suzy.

“Kim Myungsoo!!” teriak Suzy yang membuat Myungsoo berhenti berjalan

“kamu kenapa?sejak tadi pagi sikapmu jadi berubah, apa karena aku datang kesiangan?kalau memang iya, aku minta maaf” kata Suzy

Myungsoo yang sudah tidak tahan lagi menahan rasa yang campur aduk itu membanting tasnya dan langsung berbalik dan memeluk Suzy.

“Myungsoo, apa yang kamu lakukan?ada apa?Myungsoo..”tanya Suzy yang makin kebingungan dengan sikap Myungsoo

“jangan pergi, kumohon jangan pergi, tetap disampingku”jawab Myungsoo yang tiba-tiba meneteskan air mata.

ç===è

“Kringgggggg”
Suara nada berbunyi dari hp milik Chanyeol

“yeoboseyo” ucap Chanyeol

“Park Chanyeol, adik palsumu benar-benar hebat kalau soal wanita” sahut orang yang membuat panggilan itu

“Oh—Sehun?” tanya Chanyeol dengan penuh keyakinan

“hhm, masih ingat dengan suaraku?” sahut pria yang bernama Sehun itu

“sebenarnya apa yang kau bicarakan? Adikku? Adik palsuku?” tanya Chanyeol dengan beruntun

“iya, aku melihatnya dengan seorang wanita sekarang, benar-benar cantik” jawab pria itu

Disisi lain, nampak sorang pria dari kejauhan menatap dua orang yang sedang berjalan berdampingan sambil memegang handphone nya, ya pria itu adalah Oh Sehun, yang sedang berbicara dengan Chanyeol lewat telfon.

ç===è

Myungsoo dan Suzy pun pergi kebawah pohon dimana Myungsoo pertamakali menunjukkan bakatnya pada Suzy. Mereka berdua duduk disitu saling memandang satu sama lain.

“Myungsoo-ya, ceritakan padaku apa yang terjadi” tanya Suzy yang memulai pembicaraan.

Myungsoo menghela nafas dan mulai menceritakan semua yang terjadi padanya. Dia menceritakan kehidupannya yang rumit, bagaimana ia dapat bersekolah disitu, mempunyai hobi bernyanyi, dipaksa menjadi penerus Hwang Jun Group, bagaimana ibunya meninggal dan penyebab ayahnya melarangnya menjadi seorang artis dan alasan ayahnya menikah lagi dengan seorang wanita yang sudah mempunyai seorang anak lelaki yang lebih tua darinya setahun, yaitu Kim Chanyeol yang sebenarnya bermarga asli Park.

“begitulah hidupku, aku kehilangan ibu bahkan perlahan mungkin aku juga akan kehilangan ayahku..mungkin juga Hwang Jun Group akan menjadi milik kak Chanyeol jika aku tetap ingin menjadi seorang artis” terang Myungsoo yang lagi meneteskan air matanya.

Suzy yang juga ikut bersedih hanya bisa diam dan memberikan satu kalimat pada Myungsoo.

“kabulkanlah setidaknya satu permintaan dari orang yang kamu sayang”

“kamu benar, tapi apa yang harus aku kabulkan dari ayah?bagiku, permintaannya terlalu banyak dan sangat berat” keluh Myungsoo

“permintaan yang menurutmu paling beratlah yang harus kamu kabulkan”jawab Suzy lagi

Myungsoo menatap Suzy lagi dan tidak bisa berkata apa-apa.
Mendung tiba tiba datang lagi, bahkan tetesan air hujan mulai turun.

“ Myungsoo-ya! ”

Tampak sang kakak, Kim Chanyeol berdiri jauh dibelakang mereka dan menuju kearah mereka.

To Be Continued...




Yang bener-bener mau dilanjut, komen + kasih pendapat tentang fanfic ini neee...
gomaptta... *bow



Tidak ada komentar:

Posting Komentar